Cara Mencegah Dan Mengobati Penyakit Virus Ebola Atau Demam Berdarah Ebola

Cara Mencegah Dan Mengobati Penyakit  Virus Ebola Atau Demam Berdarah Ebola

Virus ebola itu virus apa ya? masa ada yang bilang virus ebola itu virus yang menyebabkan orang terkena demam bola. Waduh, lucu banget tuch orang. Apa ya hubungannya virus ebola dengan demam bola? gak ada hubungannya kalee. Oke disini akan dijelaskan apa sih sebenarnya virus ebola itu? dan bagaimana cara pencegahan serta pengobatannya?

Virus ebola adalah sebuah virus yang menyebabkan manusia terkena penyakit virus ebola (EVD) atau demam berdarah ebola (EHF).Penyakit ini ditandai dengan gejala-gejala yang timbul pada orang yang terjangkit penyakit tersebut, seperti: Sakit pada tenggorokan, demam, mual, muntah, diare, nyeri otot, dan fungsi liver dan ginjal yang menurun. Bahkan beberapa pasien penyakit virus ebola mengalami pendarahan.

Penyakit virus ebola pertama kali ditemukan Sudan dan Republik Demokratik Kongo pada tahun 1976. Penyakit ini biasanya mewabah di wilayah tropis Afrika Sub-Sahara. Masa periode tahun 1976-2013, kurang dari 1.000 orang/tahun telah terinfeksi. Wabah terbesar hingga saat ini adalah wabah Ebola Afrika Barat 2014 yang sedang terjadi, dan melanda Sierra Leone, Guyana, Liberia dan kemungkinan Nigeria. Sampai bulan Agustus 2014, 1600 lebih kasus telah teridentifikasi.

Lalu bagaimana cara mencegah virus penyebab demam berdarah ebola tersebut?

Penyebaran virus ini bisa melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh hewan atau manusia yang terinfeksi. Sementara ini hewan yang diduga terjangkit virus tersebut biasanya monyet atau kelelawar buah. Untuk membuat diagnosis, biasanya penyakit ini memiliki gejala serupa dengan penyakit lainnya, seperti malaria, kolera dan demam berdarah. Untuk memastikan diagnosis, sampel darah diuji untuk antibodi virus, RNA virus, atau virus itu sendiri.

Cara Pencegahan penyakit virus ebola atau demam berdarah ebola ini bisa dilakukan dengan berbagai upaya, meliputi: upaya mengurangi penyebaran penyakit dari hewan yang terinfeksi virus ini ( monyet dan babi) ke manusia. Hal ini dapat dilakukan dengan memeriksa hewan tersebut apakah terinfeksi atau tidak, serta membunuh dan membuang hewan yang terjangkit penyakit virus ebola dengan cara yang benar. Memasak daging dengan benar dan mengenakan pakaian pelindung ketika mengolah daging juga mungkin bisa bermanfaat untuk mencegah terjangkiti oleh penyakit tersebut. Bisa juga dengan mengenakan pakaian pelindung dan mencuci tangan ketika berada di sekitar orang yang menderita penyakit tersebut.


Belum ada pengobatan khusus untuk penyakit ini, upaya untuk membantu orang yang terjangkit meliputi pemberian terapi rehidrasi oral (air yang sedikit manis dan asin untuk diminum) atau cairan intravena. Penyakit akibat virus ebola ini memiliki angka kematian yang tinggi antara 50% hingga 90% orang yang terinfeksi virus berujung pada kematian. Upaya sedang dilakukan untuk mengembangkan vaksin, namun belum membuahkan hasil. Oleh karena itu alangkah lebih baiknya kita waspada terhadap penyakit virus ebola ini. Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan? Semoga bermanfaat!




Baca Juga: 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar